Powered By Blogger

Welcome ! ! ! ^_^

Welcome ! ! !
fham-princess-empire.blogspot.com

Sabtu, 12 Desember 2009

Mengatasi Stress

Kali ini saya ingin mengangkat tema tentang stress untuk kita bahas. Setiap orang pasti pernah mengalami stress. Namun perbedaannya mungkin pada kadar stress seseorang tersebut. Ada yang mengalami stress hingga ia terlihat seperti orang linglung, dan ada pula yang mengalami stress namun ia tak terlihat stress.
Stress dalam pengertian sederhana adalah tekanan. Dan pengertian yang lebih luas ialah suatu perasaan yang kita alami ketika kita kehilangan kepercayaan diri dalam hal kemampuan untuk menghadapi suatu situasi. Ada yang berpendapat stress terkadang diperlukan dalam hidup ini. Tentu saja stress dalam kadar yang wajar. Karena ternyata ketika kita stress, tubuh kita menghasilkan suatu hormon yang bisa membuat kita mendapatkan ide-ide yang cemerlang. Inilah penyebab mengapa terkadang kita menemukan orang-orang yang bisa mendapatkan ide cemerlang justru pada saat ia mengalami tekanan ( stress ).
Yang akan kita bahas saat ini ialah tentang mengatasi stress yang kadarnya lebih besar. Stress yang dapat membuat seseorang tidak bisa berpikir jernih. Atau bahkan lebih fatal lagi, gila. Stress timbul karena adanya masalah atau konflik dalam kehidupan kita. Jelas ini sangat mengganggu kehidupan kita. Ada dua faktor yang mengakibatkan stress, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal disini yaitu situasi yang menekan itu sendiri. Sedangkan faktor internal adalah persepsi, pikiran-pikiran dan apa yang kita percayai mengenai situasi tersebut. Suatu contoh, mendapat nilai B bisa menjadi masalah yang menimbulkan stress bagi Irwan tetapi tidak bagi Adit.
Ada beberap gejala-gejala yang bisa menunjukkan kita sedang stress :
o Kepala terasa pusing, perut mual-mual.
o Merasa sangat khawatir.
o Merasa tidak berdaya, harga diri rendah.
o Mengalami masalah tidur, baik insomnia maupun hipersomnia.
o Sering marah-marah.
o Sulit berkonsentrasi.
o Murung.
o Mudah merasa bingung atau mudah merasa kebingungan.
o Emosi labil.



Mengatasi stress

Untuk membantu mengurangi stress, untuk mengembalikan kepercayaan dan meningkatkan perasaan bahwa anda mampu mengendalikan masalah yang berakibat pada stress, berikut saya beri tips-tips mengatasi stress yang saya ambil dari buku Mengatasi Rasa Cemas Depresi Guna Meraih Motivasi Kuat dalam Memulai Hidup ( Dale Carnegie, 2007 ) :
1. Langkah pertama, anda harus berpikir dan memaksa diri anda untuk menerima masalah anda, jika perlu. Katakan pada diri anda sendiri: “Masalah ini mungkin akan menjadi sebuah pukulan dalam hidup saya, tetapi tidak berarti masalah ini akan menghancurkan hidup saya. Saya akan selalu bisa memulai hidup saya menjadi lebih baik.”
2. Langkah selanjutnya, anda harus menganalisa situasi dengan tenang, jujur, tanpa rasa takut, seraya memikirkan hal terburuk yang akan terjadi sebagai akibat dari masalah anda.
3. Langkah ketiga, curahkan waktu dan tenaga anda untuk mencoba memperbaiki hal terburuk yang telah anda terima secara mental tadi.

Dan yang terpenting dari berbicara tentang masalah ataupun konflik adalah jangan lari, jangan menghindar, jangan ditunda, tapi HADAPI DAN SELESAIKAN. Ibarat sebuah luka, semakin lama kita menyelesaikan, atau semakin takut kita mengobatinya karena perih akibat obat atau takut operasi dan memilih membiarkannya, maka bukannya tambah sembuh luka itu melainkan semakin parah dan bisa malah membusuk atau infeksi. Tidak ada obat untuk mengatasi stress akibat masalah ataupun konflik sepanjang masalah tersebut belum diselesaikan. Selain itu juga, janganlah lari ke minuman keras atau narkoba untuk menghilangkan stress. Bukan solusi yang akan didapat melainkan masalah lebih besar yang akan anda dapat : ketergantungan pada zat-zat tersebut, perasaan ketakutan sepanjang waktu akan tertangkap polisi, hancurnya otak dan rusaknya tubuh, belum lagi hilangnya masa depan. HANYA PENGECUT DAN ANAK KECIL YANG TERBIRIT-BIRIT LARI DARI MASALAH.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar